guru menulis

Mahalnya Biaya Sekolah

10 Februari 2010 · No Comments

Mahalnya Dunia Pendidikan kita

Mahalnya Dunia Pendidikan kita

Saya terperanjat sekali mendengar tingginya biaya pendidikan masuk ke SMP swasta favorit, ketika ingin mendaftarkan anak saya itu ke jenjang yang lebih tinggi dalam penerimaan siswa baru. Saya mencoba berhitung penghasilan sendiri sebagai seorang guru. Malu rasanya pada diri saya sendiri karena ternyata saya tak sanggup membiayai anak sendiri ke sekolah favorit pilihan anak sendiri.

Karena mahal, saya mencoba menyekolahkan  anak sendiri ke tempat saya mengabdikan diri menjadi seorang pendidik. Alhamdulillah mendapatkan discount 50 % dari yayasan, karena guru dan karyawan mendapatkan keringanan biaya dan dapat dicicil. Tetapi lagi-lagi saya harus mengurutkan dada begitu melihat angka-angka yang ada di formulir itu. Membuat saya berpikir betapa mahalnya biaya pendidikan di negeri ini bila ingin anak kita mendapatkan pelayanan yang baik di bidang pendidikan.

Pemerintah bukan tidak tahu masalah ini. Bahkan dalam kampanye parpol-parpol selalu didengung-dengungkan tentang masalah pendidikan ini. Mereka, para politikus itu berjanji pada rakyat untuk memberikan pendidikan gratis dan juga kesehatan gratis. Tetapi apa mau dikata, janji itu hanya tinggal janji. Seperti sepasang pengantin baru yang dijanjikan akan bulan madu, tapi ternyata hanya mimpi.

Saya pun mencoba mencari alternatif sekolah negeri. Alhamdulillah sekolah negeri sudah banyak yang gratis, sampai-sampai saking gratisnya, pelayananan pun akhirnya tak memadai. Bangku dan meja sekolah banyak yang rusak. Papan tulis yang bolong-bolong dan kondisi sekolah yang terlihat kumuh dan kusam. WCnya pun baunya minta ampun. Maklumlah sekolah gratis. Gurunya pun melayani peserta didiknya dengan minimal pula. Maklum Gratis! Akhirnya, saya pun tersenyum kecut, inikah yang dinamakan  sekolah gratis????

Mahalnya biaya pendidikan sekolah-sekolah kita membuat saya ingin bertanya. Bertanya kepada orang yang peduli dengan dunia pendidikan. Mengapa biaya pendidikan kita mahal??? Bisakah biaya pendidikan itu murah dengan pelayanan yang prima???? Mungkin pertanyaan saya hanya mimpi di siang bolong. Mimpi layaknya “negeri di awan” seperti lagu katon bagaskara yang terkenal itu atau bernyanyi tentang nasib guru “Oemar Bakri” yang dinyanyikan penyanyi kondang Iwan Fals itu. Saya pun hanya bisa menulis dan berusaha mencari tambahan di sana-sini agar anakku bisa sekolah dengan pelayanan yang prima dan mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkualitas unggul. Lagu dangdutpun saya nyanyikan kembali sambil bergoyang, “gali lubang tutup lubang”.

Saya pun hanya bisa tersenyum, ketika ada salah seorang pembantu rektor di salah satu PTN yang menghasilkan tenaga guru berkata, “kalau mau pelayanannya bagus, pendidikan itu ya harus mahal!”

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

→ No CommentsCategories: Tak Berkategori · pendidikan
Tagged: , , ,

Internet dan Minimnya Content Edukatif

10 Februari 2010 · No Comments

Sumber: Google

Membaca tulisan dari pak Onno W Purbo di kolom opini kompas cetak, Senin, 8 Februari 2010 membuat saya merenung dan merasakan bahwa perkembangan internet begitu dahsyat dan cepat. Namun sayangnya, kedahsyatan dan kecepatan internet itu tidak diimbangi dengan pesatnya pula content-content edukatif yang membawa para peserta didik atau anak sekolahan menjadi senang untuk membaca di dunia maya. Mereka lebih asyik dengan kegiatan-kegiatan chating dan mengetikkan status mereka di facebook. Alhasil mereka hanya menjadi bangsa pemakai teknologi yang menina-bobo-an itu. Kita pun terperanjat melihat besarnya uang untuk membeli pulsa anak-anak kita.

Keep reading →

→ No CommentsCategories: pendidikan
Tagged: , ,

SBY Oh SBY

31 Januari 2010 · No Comments

SBY oh SBY

SBY oh SBY

SBY oh SBY. Dulu aku memujamu. Dulu aku merindukanmu. Tetapi sekarang aku seperti tak punya rasa denganmu? Entahlah aku tak tahu. Padahal, telah kau naikkan gajiku, dan telah kau angkat pula nasib guru dengan sertifikasi guru. Aku pun merasakan betapa nikmatnya duit dari sertifiaksi guru.

Aku bingung, begitu banyak orang yang mengkritikmu akhir-akhir ini. Padahal, dulu setahuku. Engkau dipuji dan dipuja di sana-sini. Dari anak kecil sampai orang tua. Aku pun terhanyut dalam janji-janjimu dulu waktu pilpres waktu itu. Periode pertama pemerintahanmu. Berpasangan dengan pak JK yang merupakan idolaku.

Kini, kau punya pasangan lain. Pak JK kau tinggalkan, pak Budiono kau gadangkan. Aku tak paham, sama sekali tak paham karena kau tak pernah bercerita kepadaku. Tapi bahasa tubuhmu mengatakan kalau engkau memang ingin mencari pasangan baru. Nampaknya, kau tak ingin ada matahari kembar dalam pemerintahanmu.

Kini di 100 hari pemerintahanmu yang kedua. Telah beribu kritik kau terima dengan pasangan barumu. Berbeda sekali waktu itu. Ketika 100 hari pemerintahanmu yang pertama. Membuat orang banyak memuji karena keberanianmu melawan korupsi, dan memenjarakan bandit-bandit negara.

SBY oh SBY. Mengapa perjalanan waktu begitu cepat merubahmu? Apakah kekuasaan telah membuatmu lupa bahwa semakin engkau berkuasa, maka akan semakin banyak godaan menerpa. Angin kecang akan datang menyerangmu, bahkan mungkin lebih kencang dari kasus century dan KPK.

Sebagai guru, Aku hanya bisa berdoa, semoga Tuhan Yang Maha Bijaksana selalu membimbingmu menjadi pemimpin bangsa yang dikagumi oleh rakyatnya. Dikenang dan dipuja puji sepanjang masa.

salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

→ No CommentsCategories: politik
Tagged: ,

Iseng nge-blog, Ehh…. Hasilkan Buku

15 Januari 2010 · No Comments

Omjay di Majalah Cerdas

Omjay di Majalah Cerdas

Gembira rasanya mendapatkan kiriman langsung Majalah Cerdas dari kawanku Mas Johan yang berasal dari sragen Jawa Tengah. Setelah aku buka dan baca isinya, ternyata di sana ada hasil wawancaraku dengan redaksi majalah cerdas. Dalam wawancara itu, aku secara kebetulan mengenakan seragam komunitas blogger bekasi (be-blog), wah kayaknya gagah banget tuh pakai kaos be-blog (hehehehe, Narsis on).

Omjay dan Pak Sugijanto, Kepala Pusbuk

Omjay dan Pak Sugijanto, Kepala Pusbuk

Sebenarnya aku juga tak menyangka akan mendapatkan wawancara dari redaksi majalah pendidikan “Cerdas” yang berkantor di Surabaya. Pada saat itu, setelah para pemenang sayembara naskah buku pengayaan 2009 dikumpulkan oleh kepala Pusat Perbukuan, Dr. Sugijanto, kami mengadakan acara pentas seni, dimana para pemenang diminta untuk memberikan potensi uniknya dalam panggung pentas seni itu. Ada yang menyanyi, menari, ada yang baca puisi, ada yang bermain drama, dan ada juga yang melawak. Pokoknya malam itu kami benar-benar happy karena baru saja mendapatkan hadiah berupa uang cash dari Pusat Perbukuan Depdiknas di Hotel Mega Anggrek Jakarta. Malam itu, kami semua merasakan menjadi jutawan kaya dan orang kaya baru (OKB), hehehehe. Sebab buat kami yang berprofesi sebagai guru belum pernah mendapatkan uang sebesar itu dalam satu malam saja. Sebuah penghasilan terbesar yang pernah aku terima seumur hidupku.

Dalam wawancara itu, redaksi majalah cerdas bertanya kepadaku bagaimana perasaanku meraih juara I penulisan buku pengayaan keterampilan untuk siswa SMP di tingkat nasional. Tentu saja kujawab bahwa aku sekarang ini sedang menangis dalam kebahagiaan. Karena terus terang, saya tak pernah menduga kalau hasil dari ngeblog yang semula iseng, ternyata bisa menghasilkan buku.

Kawan-kawan Blogger Kompasiana

Kawan-kawan Blogger Kompasiana

Dari hasil ngeblog itu aku tularkan kepada anak-anak di SMP dalam mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Dalam pelajaran ini akau memotivasi anak-anak untuk tak hanya mencari informasi di internet, tetapi berusaha untuk menciptakan informasi melalui pembuatan dan pengelolaan blog di internet. Anak-anak kulatih untuk menjadi produsen informasi. Bukan cuma pencari informasi di internet.

Membuat blog itu khan mudah, tetapi mengisinya tak semudah membuatnya. Mengapa? Karena diperlukan keterampilan dan kreativitas menulis yang harus dikuasai. Keterampilan menulis inilah yang tampaknya kurang dikuasai dan dinikmati oleh peserta didik kita saat ini.

Buku Terbaruku di 2010

Buku Terbaruku di 2010

Oleh karena itu, pengalamanku sebagai seorang blogger aku tularkan dalam buku “Yuk Kita Ngeblog!”. Mudah-mudahan menjadi pengalaman nyata siswa, bahwa blog itu ajaib, blog itu dahsyat!. Dahsyat artinya kalau kita ngeblog, kita seperti mendapat cek mundur dan akan kita dapatkan hasilnya setelah kita mengisi blog kreatif itu dengan tulisan yang bermutu. Kalau sudah begitu, nantikan keajaiban blog dan rezeki yang mengikutinya.

Buktinya, aku dinyatakan menang oleh dewan juri dalam lomba ini dan memperoleh hadiah berupa uang yang tidak sedikit jumlahnya buatku. Bahkan dalam waktu sebulan aku juga mendapatkan juara I lomba Blog Pusat Bahasa di Tingkat Nasional dan diberikan pada saat Hari Guru. Sebuah penghargaan yang sungguh tak kulupakan seumur hidupku sebagai seorang guru.

Oh ya ada kabar gembira, bila kawan-kawan berlangganan koran kompas, saksikan wajah-wajah blogger kompasiana pada tanggal 17, 26, 27 dan 31 Januari. Kawan-kawan akan menyaksikan wajah-wajah penuh gaya dari warga kompasiana.com.

Semoga tulisan yang sangat sederhana ini dapat memotivasi kawan-kawanku semua untuk menghasilkan buku dari hasil ngeblog yang mungkin pada awalnya hanya sekedar iseng saja. Siapa tahu, Tuhan pemilik langit dan bumi akan membuatmu lebih tenar dari artis Luna Maya karena tulisan-tulisanmu yang beredar luas di dunia maya. Percayalah kawan!

 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

 

 

→ No CommentsCategories: Tak Berkategori
Tagged: , ,

Komunitas blogger bekasi yang semakin unjuk gigi

13 Januari 2010 · 6 Comments

Mas Aris (Ketua Be-blog) Serius memimpin Rapat, sementara Mas irfan (admin be-blog) mencatat semua hasil rapat

Mas Aris (Ketua Be-blog) Serius memimpin Rapat, sementara Mas irfan (admin be-blog) mencatat semua hasil rapat, dan ketua TDA bekasi mendengarkan dengan penuh hikmat

Buat teman-teman yang ada di bekasi dan sekitarnya. Komunitas Blogger bekasi (be-blog) akan mengadakan kegiatan temu blogger yang bahasa bekasinya “Amprokan Blogger”. Dalam temu blogger ini, be-blog juga akan mengundang komunitas blogger dari berbagai daerah. Untuk itu, ikuti terus informasinya di Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada awal bulan maret yang merupakan rangkaian acara dalam rangka memeriahkan ulang tahun kota Bekasi, sekaligus pengumuman dan pembagian hadiah lomba blog blogger bekasi, dengan hadila total  sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) yang akan disampaikan lansung oleh bapak Walikota Bekasi. Oleh karenanya, pengurus mempersiapkan rencana kegiatan dengan sebaik-baiknya melalui rapat pengurus be-blog.

Para Pengurus Blogger Bekasi

Para Pengurus Blogger Bekasi

Dalam rapat ini be-blog juga menggandeng komunitas TDA (Tangan Di Atas) Bekasi untuk bersama-sama bersinergi dalam mensukseskan acara ini. Kami sangat yakin kolaborasi antara TDA dan be-blog akan menghasilkan kegiatan yang sangat dahsyat.

Rencana pun kami rancang dalam bentuk proposal yang akan kami  sampaikan  kepada bapak walikota, mohon doa restu dari teman-teman semua agar acara ini berjalan dengan baik sesuai harapan semua pihak.

→ 6 CommentsCategories: sosial
Tagged: ,

Kiat Sukses Menjadi Seorang Blogger

12 Januari 2010 · 17 Comments

Omjay Ketika mendapat hadiah Juara I lomba Blog Pusat Bahasa

Omjay Ketika mendapat hadiah Juara I lomba Blog Pusat Bahasa

Seseorang yang memiliki blog pribadi di internet disebut blogger. Blogger di dunia maya banyak sekali orangnya. Namun hanya sedikit blogger yang mampu bertahan mengelola blog pribadinya. Rata-rata mereka akan mundur selangkah demi selagkah karena mereka menyerah tak sanggup lagi mengelola blog pribadinya dengan baik dengan  berbagai macam alasan. Kalaupun ada yang bertahan, blognya sepi pengunjung dan kurang banyak pembaca setianya. Mengapa itu sampai terjadi?

Keep reading →

→ 17 CommentsCategories: pendidikan
Tagged: , ,

Pemenang Naskah Buku Pengayaan 2006-2009

12 Januari 2010 · No Comments

omjay-ruslanBila anda ingin mengetahui siapa-siapa saja guru dan dosen yang telah menjadi pemenang sayembara penulisan naskah buku Pengayaan dari tahun 2006 sampai 2009, anada dapat melihatnya dengan mengklik link di bawah ini.

http://pusbuk.or.id/kegiatan/sayembara

→ No CommentsCategories: pendidikan
Tagged: , , , ,

Menjaga Kesucian Hati

11 Januari 2010 · No Comments

Sumber:ikhrar.wordpress.com

Sumber:ikhrar.wordpress.com

Hati adalah bagian terpenting dalam tubuh manusia yang harus dijaga. Bila hati tak terjaga, maka akan menimbulkan penyakit. Bila hati telah terkena penyakit, maka kesucian hati akan hilang. Bila kesucian hati telah hilang, maka akan jauhlah manusia itu dari Rahmat Allah. Lalu bagaimanakah caranya agar kesucian hati itu tetap terjaga dengan baik?

Keep reading →

→ No CommentsCategories: agama · pendidikan
Tagged: ,

Pendidikan Kewirausahaan

6 Januari 2010 · No Comments

Pendidikan Kewirausahaan
Pendidikan Kewirausahaan

Saya sedang mencari ide yang cukup penting, yaitu bagaimana membuat sebuah buku pengayaan untuk peserta didik di sekolah agar mereka memiliki kemampuan kewirausahaan.Bukan hanya sekedar teori, tetap dapat langsung diparaktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Keep reading →

→ No CommentsCategories: pendidikan
Tagged: ,

Saya Kehilangan Gusdur

30 Desember 2009 · 1 Comment

KH. Abdurrahman Wahid

Baru saja saya mendengar berita bahwa mantan Presiden Indonesia, Gusdur baru saja wafat hari ini, pukul 18.45 WIB di RSCM Jakarta. Tentu berita ini sangat mengagetkan saya secara pribadi karena saya tak pernah menduga Allah memanggil beliau secepat itu. Inna Lillallaahi Wa inna Ilaihi Rojiun.

Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya dan memohon kepada Allah SWT agar memgampuni dosa-dosa beliau dan menerima amal-amal beliau yang telah banyak manfaatnya untuk bangsa ini. Mengharumkan nama bangsa dan tak pernah kenal lelah agar bangsa ini menjadi cerdas.

Gusdur memang tokoh yang kontroversi. Bila Gusdur sudah bicara, akan terjadi pro dan kontra. Terkadang sulit bagi kita apa yang ada dalam alam pikirannya karena beliau adalah orang yang cerdas dan dimiliki oleh bangsa ini. Tokoh yang disegani bukan hanya dari teman-teman Nahdatul Ulama (NU), saja tetapi juga oleh semua kalangan. Baik Muslim maupun non muslim.

Terus terang saya kehilangan Gusdur. Kehilangan yang begitu mendalam, dan sayapun menangis sesunggukan mendengar kepergiannya. Merasa amat sangat kehilangan, karena jarang sekali kita temui seorang tokoh bangsa seperti beliau. Berani berkata tidak, pada saat orang lain berkata ya,

Gusdur memang unik. keunikannya terlihat dari karakternya yang berbeda dari tokoh kebanyakan. Gusdur kadang dipuji, tetapi juga sering dicaci karena statementnya yang terkadang membuat kuping orang yang mendengarnya serasa panas.

Gusdur adalah juga orang yang pantang mengeluh. Ini terlihat ketika orang-orang yang dulu dekat dengannya, satu persatu meninggalkannya. Dia tetap konsisten dengan perjuangannya. Selalu komitmen dengan janjinya, dan terkadang sulit dicerna oleh orang kebanyakan.

Salah satu keputusan beliau yang kontrovesial adalah ketika beliau menjabat sebagai presiden, ada dua departemen yang dibubarkan beliau yaitu departemen penerangan dan departemen sosial. Namun, ada departeman yang beliau buka yaitu departemen kelautan dan perikanan yang sampai saat ini masih terus dipertahankan oleh presiden SBY.

Akhirnya saya kehilangan Gusdur. Tokoh bangsa yang memiliki karakter unik. idola saya ketika mahasiswa. Beliau sanggup membuat ribuan mahasiswa dan dosen pada saat itu tertawa terbahak-bahak mendengarkan guyonan beliau. Tak terkecuali rektor IKIP Jakarta waktu itu, Prof. DR. Conny R. Semiawan. Waktu itu tahun 1990, beliau belum menjadi presiden, tetapi nama beliau sudah terkenal kemana-mana. Diam-diam saya kagum padanya pada saat itu. Itulah pertama kali saya bertemu dengan beliau. Bercium tangan dengan beliau. Orang yang selalu berpikir ke depan, dan pikirannya sulit untuk diterka oleh  orang-orang seperti saya. Tak salah bila bangsa ini pernah memilihnya menjadi presiden Indonesia.

Indonesia memerlukan orang-orang seperti Gusdur, yang berani berbuat, berani bertanggungjawab. Seorang tokoh demokrasi dan Humanisme.

Selamat jalan Gusdur, saya kehilangan figur bangsa seperti engkau. Meskipun engkau telah tiada saya tak akan pernah lupa apa yang pernah engkau sampaikan pada kami di IKIP Jakarta. Jadilah guru harapan bangsa, bukan menjadi guru yang hanya untuk dirinya sendiri. Menjadi panutan agar bangsa ini pintar dan mau berbagi pengetahuan dengan penuh keikhlasan kepada generasi penerus bangsa.

Selamat jalan pahlawanku. Kelak, aku akan menyusulmu.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

→ 1 CommentCategories: politik
Tagged: ,