Peran orang Tua, dan Guru Dalam Memanfaatkan internet
pendidikan Tagged labschool, guru, omjay, smp, orang tua, pemanfaatan internet Maret 24th, 2011
Banyak hal positif dan negatif terjadi di internet. Hal positifnya jelas telah sama-sama kita rasakan. Namun hal negatifnya jangan sampai juga terasakan oleh kita. Sebab bila hal negatifnya lebih menonjol, maka akan banyak kemaksiatan kita temui. Diantaranya, pornografi, dan porno aksi. Belum lagi kasus pencurian, dan penipuan di internet. Lalu bagaimanakah peran kita sebagai orang tua, dan guru dalam memanfaatkan internet?
Peran orang tua, dan guru sangat penting dalam memanfaatkan internet. Mereka harus memberikan contoh kepada anak-anaknya bagaimana mengunakan internet secara sehat. Ketika di rumah, orang tua memberikan contoh kepada anaknya bagaimana memanfaatkan internet dalam kehidupan sehari-hari, dan ketika di sekolah, guru memberikan contoh bagaimana memanfaatkan internet dalam pembelajaran. Tanpa ada contoh dari orang tua, dan guru jangan berharap anak-anak kita dapat memanfaatkan internet secara sehat. Bahkan bila lemah dalam pengawasan, anak-anak kita bisa jadi terperosok dalam jurang negatif pemanfatan internet dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Hal itu pernah saya singgung dalam materi aktivitas belajar C-Generation di Aceh, saya sampiakan langsung kepada para guru.
Internet adalah guru yang tak pernah tidur. Segala hal dalam kehidupan bisa kita temui dalam dunia maya. Hanya saja selama ini internet masih kita gunakan sebatas mencari informasi belaka. Anak-anak tidak diarahkan untuk menciptakan informasi di internet. Alhasil, anak-anak kita menjadi anak-anak yang malas berpikir, karena setiap ada pertanyaan yang tidak diketahuinya, mereka akan dengan mudah menemukannya melalui mesin pencari seperti Google. Jadilah google tempat bertanya anak-anak kita.
Seharusnya kita tak hanya menyuruh anak-anak kita mencari informasi di internet. Kita sudah harus menyuruh anak-anak kita untuk mampu menciptakan informasi di internet. Sebab tak semua informasi di internet itu benar. Ada saja orang jahil yang menyebarkan informasi bohong atau hoax.
Sebagai orang tua saya kaget juga ketika anak sulung saya mengerjakan pekerjaan rumahnya (PR). Dia mengandalkan google untuk mencari jawaban soal-soal. Saya lihat anak saya itu kurang membaca buku teorinya. Katanya, kalau lewat google lebih cepat dapat hasilnya daripada harus membaca buku.
Betapa kagetnya saya mendengar jawabannya itu, dan dengan penuh perhatian saya luruskan jalan pikirannya bahwa tak semua informasi di internet itu benar, dan kamu harus banyak membaca buku. Sebab buku membawa semua persoalan atau materi dari awal sampai akhir. Tidak seperti di internet yang biasanya membahas materi secara sepotong-sepotong. Anak saya pun akhirnya sadar dengan kesalahannya. Dia lebih banyak membaca buku daripada mencari informasi di internet.
Sebagai seorang guru di sekolah, saya pun mengarahkan anak-anak saya untuk menciptakan informasi di internet. Mereka saya ajarkan menulis. Menulis apa saja yang disukai, dan kuasai. Pokoknya menulis telah menjadi trend anak-anak di sekolah labschool. Mereka saya arahkan untuk menulis di blog pribadi mereka. Semua blog anak-anak saya link ke blog materi-tik-smp.blogspot.com. Sayapun bisa mengawasi langsung tulisan mereka. Tulisan yang saya anggap layak, saya diskusikan dengan guru bahasa Indonesia untuk direkomendasikan, dan kami muat dalam majalah sekolah yang dikelola oleh redaksi majalah GEMA.
Peran orang tua dan guru dalam memanfaatkan internet sangat penting. Anak-anak kita telah mampu membuat film atau video animasi. Kalau mereka diarahkan untuk mengupload filmnya ke dunia maya via youtube.com, maka mereka akan menjadi pelajar yang mampu mengupload file-file yang bermanfaat buat orang banyak. Mereka pun tak lagi menjadi pelajar yang suka download.
Saya sangat sedih juga, ketika saya menuliskan kata smp di google. Dengan segera google akan menayangkan pada halaman pertama video porno siswa smp yang beritanya ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi. Nomor keduanya setelah itu baru nama sekolah kami di labschool.
Hal ini membuktikan bahwa hal-hal yang berbau porno masih disukai oleh para pengguna internet. Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan anak didik saya untuk mencantumkan tag smp ketika mereka mempostingkan tulisan terbarunya di blog. Dengan begitu, dalam keywork pencarian, mesin pencari akan mengarah kepada hal-hal positif yang dituliskan oleh para pelajar.
Jangan jadikan anak-anak generasi muda kita rusak moralnya karena dampak negatif dari internet. Guru, dan orang tua harus bahu membahu untuk mampu memanfaatkan internet secara sehat. Sebaiknya para orang tua, dan guru belajar menulis informasi di internet, sehingga konten-konten positif menjadi semakin banyak. Saya salut dengan adanya blog http://rumahinspirasi.com, http://matematikamenyenangkan.com, dan http://invir.com. Ketiga blog itu adalah contoh dari para orang tua yang membuat blog pembelajaran, dan bermanfaat untuk orang banyak.
Disamping itu, sudah banyak juga guru yang telah mampu membuat blog pembelajaran. Diantaranya http://uripwordpress.com, http://gurukreatif.wordpress.com, dan http://dedidwitagama.wordpress.com.
Sebagai seorang guru, saya banyak belajar ngeblog dari mereka, dan akhirnya lahirlah blog saya di http://wijayalabs.wordpress.com, dan telah mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama lomba blog tingkat nasional dari pusat bahasa di tahun 2009.
Demikianlah sedikit uraian singkat dari saya tentang bagaimana peran orang tua dan guru dalam memanfaatkan intenet. Sebagai orang tua di rumah, dan para guru di sekolah tak boleh lagi lepas tangan membiarkan anak-anak kita menggunakan internet tanpa pengawasan. Bila lingkungan sekitar kita baik, semoga anak kita pun terbawa baik. Oleh karenanya mari kita ciptakan lingkungan yang baik agar internet menjadi sahabat anak-anak kita untuk mengembangkan kreativitasnya dalam menulis. Dengan menulis, namanya akan dikenal, dan terkenal karena telah bermanfaat untuk orang lain.
Akhirnya, konten-konten positif harus banyak bertebaran dalam dunia maya. Dengan semakin banaknya konten-konten positif, maka anak-anak kita akan terjaga dari dampak negatif internet yang kalau tak segera diawasi akan mengancam perkembangan anak-anak kita menjadi manusia yang berkarakter. Manusia berkarakter lahir dari para orang tua, dan guru yang selalu memberi contoh dan figur yang baik. Selalu berusaha memberikan keteladanan kepada anak-anaknya.
Salam blogger Persahabatan
Omjay

Maret 24th, 2011 at 09:31
Menyimak aja Omjay,
Topik yang sangat penting
Maret 24th, 2011 at 09:46
terima kasih mas kate, iku blogdetik juga yah, hehehhe
salam
omjay
Maret 24th, 2011 at 09:56
Setuju banget…jangan hanya mencari informasi, tapi juga harus bisa memberikan informasi…itulah pentingnya anak -anak di ajarkan membuat dan mengelola blog…salam kenal pak…sukses selalu…
Maret 24th, 2011 at 09:57
nice post… sy menyukai pembahasan ini.,, salam knl mas..
dari Gorontalo
Maret 24th, 2011 at 10:28
Sangat inspiratif and helpfull,,,,good luck and salam kenal yach sob…by http://fikrisu.blogspot.com
Maret 24th, 2011 at 10:59
gunakan internet dengan bijak……..
Maret 24th, 2011 at 12:01
semangat om jay
anda selalu jadi inspirasi saya
termakasih ilmunya
Maret 24th, 2011 at 13:15
mari kita budayakan arah poitif, trima ksih omjay…
Maret 24th, 2011 at 15:51
saya sih mengharapkan Games Online di blockig oleh Pemerintah. Sama sekali tidak mendatangkan manfaat. Warnet penuh sampai pagi hanya untuk bermain games. Sy kewalahan memberi pengerian ke anak sy sendiri tentang ketidakmanfaatan Games Online yg hanya buang waktu dan uang.
Maret 24th, 2011 at 15:52
informasi yang positif….
Maret 24th, 2011 at 15:52
Pentingnya IPTEK dan IMTAK (Iman Takwa)
Maret 24th, 2011 at 16:39
setuju pak, bagaimanapun anak2 perlu diarahkan untuk yang lebih baik, karena jika tidak maka anak2 malah bisa jadi korban informasi.
=====================
rapot merah KB
Maret 24th, 2011 at 16:53
bener banget OM.. anak muda jgn hanya suka DONLOT tapi juga harus pandai APLOD
sepertinya banyak kompasianer yang hijrah ke blogdetik eaaa.. OM.. hehehehe…
Maret 24th, 2011 at 17:30
kayaknya begitu mbak dycha, hehhehe
salam
omjay
Maret 24th, 2011 at 21:59
Setuju Pak, Mari berlomba membangun generasi cerdas
Maret 24th, 2011 at 22:10
masih banyak orang tua dan guru yg belum melek internet pak
Maret 24th, 2011 at 22:24
nice share pak..tapi ya tak semua gur dan oeang tua terkadang aware dengan perkembangan yang satu ini. malah terkadang siswanya jauh lebih ngeh ketimbang gurunya
Maret 25th, 2011 at 02:26
nice info..
sukses selalu…
salam kenal….
Maret 25th, 2011 at 08:30
Om Jay, menurut saya internet adalah perpustakaan terbesar di dunia asal kita bisa memilih dan memilah sumber nya. banyak koq sumber2 terpercaya yang menyediakan informasi bagus dan valid. Dan sekarang trend nya, banyak universitas2 terkenal di Amerika yang memberikan materi kuliah gratis dalam aorti bisa kita download tanpa bayar.
Salam,
hayward pool pumps
Maret 25th, 2011 at 18:26
saya sepakat dengan teman-teman semua, mohon maaf belum sempet main ke blog kawan-kawan. semoga setelah kesibukan ini berakhir bisa mampir ke lapak kawan-kawan blogger
salam
omjay