Liputan Peluncuran Film Batas Yang Memukau (1)
pendidikan Tagged labschool, omjay, smp, film batas, batas Mei 13th, 2011
Kamis, 12 Mei 2011 saya diundang melalui email oleh panitia peluncuran film “Batas” untuk meliput acara mereka. Acara itu dilaksanakan di Epicentrum XXI, Jl. HR Rasuna Said Kuningan Jak-Sel. Tentu sebagai seorang blogger, saya sangat senang menerima undangan spesial ini. Apalagi saya akan meliput artis-artis terkenal, dan pasti juga akan banyak pejabat publik yang hadir di acara itu. Ternyata dugaan saya benar, dan malam itu saya serasa bermimpi karena bertemu dengan para artis idola saya. Hal yang lebih bersemangat lagi, saya melihat perjuangan seorang guru yang luar biasa di daerah Kalimantan Barat (perbatasan Indonesia-Malaysia).

Ketika sampai di tempat acara sekitar pukul 19.00 WIB, panitia mempersilahkan saya untuk meliput siaran pers yang dihadiri oleh para wartawan media cetak dan elektronik. Banyak sekali para wartawan yang hadir, dan agak menyulitkan saya mengambil gambar. Namun alhamdulillah, berkat bantuan dari mas Akhmad Sekhu (salah seorang blogger kompasianer), saya mendapatkan posisi enak untuk mengambil gambar. Pencarian muka orang pun terjadi. Saya benar-benar serasa menjadi wartawan kagetan malam itu.

Sambil menikmati teh manis hangat, saya ditemani oleh seorang gadis manis yang baik hatinya. Beliau mengizinkan saya mengambil gambarnya. Sayang saya lupa siapa nama gadis manis ini. Semoga cepta eh cepat ngetop seperti mbak Marcella Zalianty yang cantik. Beliau juga menjadi Produser Film Batas ini. Wow! Luar biasa! Pemeran Utama sekaligus produsernya.

Dalam konferensi pers itu Mbak Zalianty yang cantik mengatakan, “Batas yang dimaksud dalam film ini bukan hanya memberikan gambaran tentang apa yang terjadi di perbatasan, tetapi juga menceritakan tentang bagaimana seorang manusia harus menghadapi masalah yang dihadapi dari lingkungan sekitar dan mencoba melewati batasan yang ada dalam dirinya sendiri”.

Film batas merupakan sebuah film layar lebar yang terinspirasi dari problematika dan dinamika kehidupan sosial masyarakat desa yang berada di wilayah Entikong, Kalimantan Barat. Film ini bercerita mengenai seseorang yang berdiri diantara batas keraguan, dilema, dan juga antara keinginan pribadi dengan adaptasi di lingkungan yang baru. Film yang disutradarai oleh Mas Rudi Soedjarwo ini memang sangat berkualitas, dan didukung pula oleh aktor dan artis berkualitas seperti Arifin Putra, Ardina Rasti, Jajang C Noer, dan Piet Pagau. Juga ada 2 aktor pendatang baru yaitu Marcell Domits, dan Alifyandra.

Film Batas menyuguhkan cerita dari daerah perbatasan. Film ini terlahir diantara batas keinginan dan kenyataan. Produser film ini mencoba bermain-main dengan kata yang terdiri dari 5 huruf namun dengan pemaknaan yang sungguh luas. Maka batas menjadi menarik karena selain bermain-main dengan kata, juga mencoba mengeksplorasi makna dibaliknya. Film batas akan diputar di bioskop secara serantak mulai 19 Mei 2011.

Film batas memang mempesona. Selain menghadirkan sebuah film yang berani tampil beda, teman saya pak Parjan pun bisa berfoto mesra dengan sang idolanya. Pak Parjan sangat senang sekali bisa bernarsis bareng Mas Piet Pagau pemeran “panglima” dalam film batas. Kalau dilihat aktingnya, sulit dicari lawan main yang sebanding dengannya. Mas Piet Pagau memang aktor yang luar biasa.

Peluncuran film batas ini dihadiri pula oleh pejabat publik seperti Pak menteri Pemukinan Daerah tertinggal yaitu pak Helmy Faisal Zaini. (betul gak ya nulisnya?). Beliau sangat antusias sekali dengan film ini. Beliau datang bersama istri tercinta, dan memberikan sambutan di acara peluncuran film.

Hal yang lebih mengejutkan bagi saya adalah bertemu dengan mas Once yang suara emasnya sangat saya sukai. Penyanyi bersuara emas ini menyempatkan hadir dan diliput media televisi di depan studio 1. Sayapun ikut mewawancarai beliau meski hanya lewat tatapan mata saja.

Hal lain yang sangat menggembirakan adalah bertemunya saya dengan admin kompasiana (Mas iskandar, dan Mas Nurul) ,dan para pemenang lomba blog perbatasan kompasiana, yaitu:
Pemenang Utama (Hadiah BATAS TRIP & HOMESTAY KE ENTIKONG + UNDANGAN PREMIER + UANG SAKU - PIAGAM/TROPHY PENGHARGAAN)
1. Pemenang 1 - Afandi Sido
Judul: Pesan-pesan dari Perbatasan (1), Pesan-pesan dari Perbatasan (2), Pesan-pesan dari Perbatasan (3), Pesan-pesan dari Perbatasan (4), Surat Terakhir dari Perbatasan.
2.Pemenang 2 - Aziz Abdul Ngashim
Judul: Tawa di Beranda Negara

Kesenian daerah suku Dayak Kalimantan Barat membuat saya lebih tersenyum mengikuti kegiatan peluncuran film batas ini. Ingin rasanya saya ikut trip ke Entikong bersama mas Afandi Sido, dan Mas Aziz Abdul Ngashim. Saya ingin benar melihat perjuangan para guru di sana. Di daerah perbatasan yang sulit terjangkau oleh alat transportasi. Semoga ini bukan hanya mimpi. Saya sangat ingin sekali bertemu dengan teman-teman guru di sana, dan menyalami mereka satu persatu karena kehebatannya mendidik anak bangsa di daerah perbatasan.

Akhirnya, senyum mas Uli yang menjadi MC dalam acara peluncuran film batas membuat saya harus mengakhiri liputan malam ini. Besok akan saya lanjutkan kembali dengan cerita yang lebih seru, dimana saya bertemu dengan sang idola yang sangat luar biasa. Seorang Maestro musik dan penyanyi gaek yang menginspirasi. Supaya anda tak penasaran, saya beri saja bocorannya. (Bersambung).

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Mei 13th, 2011 at 06:51
Postingan seorang blogger profesional emak bagus sangat
Mei 13th, 2011 at 07:05
terima kasih mas
salam
Omjay
Mei 13th, 2011 at 10:18
om jay keliling terus nech….
Mei 13th, 2011 at 13:02
Pengalaman yang manis… Terima kasih sudah berbagi…
Salam kenal
Mei 13th, 2011 at 13:46
nice blog.. seru sekali acara peluncuran film BATAS yang sangat memukau.. sukses selalu om jay
Mei 14th, 2011 at 14:09
rame banget yaa….
nice info nya
Mei 15th, 2011 at 17:31
asyik yach……….mau dong ikutan gimana cara nya…
Mei 15th, 2011 at 17:58
liputan dan tulisan yang sangat memukau !
karena secara tidak langsung, aku sebagai pembaca ikut serta dalam pembahasan didalamnya !?!
sukses selalu om jay !?
salam blogger prfesional …
Mei 16th, 2011 at 08:51
sangat bagus,,,,kayanya asyik bgt yah.
jd penasaran deh sama film nya?emzzz
Mei 16th, 2011 at 10:14
wah bisa buat refrensi film nih terimakasih mas
Mei 20th, 2011 at 18:48
mas mas mas yang baik hati… tau management film batas gak? saya pengurus Persatuan Pelajar Indonesia di Kuching, Sarawak.. entikong itu deket banget loh dari sini.. setiap mau balik ke Indonesia, kami pasti ya lewat entikong untuk pemeriksaan..
mas, aku minta tolong nahhhh.. ada contact sama management film batas gak? 10 dan 11 juni ini, kami mau ngadakan Festival Film Indonesia Malaysia di Kuching, nah pas banget kan kalo kami bisa mutar film batas ini.. TOP banget dah.. tapi ya kami mau nyari kontak ke manajemen nya Film batas itu.. makanya saya big thanx banget ama mas wijaya yang baik hati kalo bisa tolong kami.. kami bahkan PPI Kuching dan Konsulat Jederal RI yang di Kuching mau ngundang sutradara dan produser film batas ini kalo mereka berkenan mewakili Indonesia dan festival film yg kami adakan..
jadi, kalo mas wijaya bisa bantuin kami nyari contact person nya management film batas,,, wahhh amat sangat membantu deh.. Thanx in advance…
btw, Selamat Hari Kebangkitan Nasional buat semuanya..
Salam Indonesia dari kami PPI Kuching
Mei 20th, 2011 at 22:14
bisa kontak mas aan di 0817 250 491 untuk acaranya
atau kontak mbak jajang di 081908091952
salam
Omjay
Mei 21st, 2011 at 10:39
tulisannya seru, filmnya juga oke
Mei 23rd, 2011 at 14:32
Ada yg pny no hp penari dayak diatas????